MELATIH KEMAMPUAN ANAK AUTIS UNTUK “MEMINTA”

 

Dalam teori BF Skinner, kemampuan berbahasa ekspresif terbagi menjadi 4 bagian verbal operant sesuai fungsi dari bahasa itu sendiri. Yaitu, manding, tact, echoic, dan intraverbal.

Pembahasan kali ini adalah terkait, Manding (meminta) sesuatu barang atau aktivitas yang diinginkan. Dalam teori ABC, Antecedentnya adalah anak ingin kue, Behaviornya anak bilang kue, kemudian sesudah behavior adalah Consecuences anak mendapatkan kue. Kue merupakan Reinforcer. Reinforcer inilah yang menjadi motivasi yang kuat untuk  mand dan membuat anak ingin berbicara atau berkomunikasi.

Lalu, bagaimana menciptakan motivasi anak untuk bisa manding?

1.      Observasi sesuatu yang disukai anak

2.      Letakkan barang yang disukai di atas jangkauan mereka, sehingga ketika ia menginginkan barang tersebut, maka ia akan meminta bantuan kepada orang lain untuk memperolehnya.

3.      Jangan memberikan sesuatu secara utuh, misalnya jika memberi makanan maka jangan memberi sendoknya, biarkan sendok menjadi motivasi mand pada anak

4.      Jika anak belum bisa, maka berikan prompt (berupa petunjuk) dan contohkan jawabannya.

Bagaimana memulai latihan mand?

1.      Pastikan tidak memberi benda yang diinginkan dalam kondisi anak meminta dengan cara menangis, menunjuk dan menarik tangan ortu/terapis

2.      Memilih sesuatu kata-kata yang mudah diucapkan

3.      Latih mand sambil bermain, misal main puzzle, motivasi anak untuk mand potongan-potongan puzzle, main masak-masakan,dll.

4.      Pertanyaan mand juga harus bervariasi, seperti ingin apa? Mau apa?

 

Agar penilaian lebih akurat, maka ortu/terapis harus membuat target:

1.      Menulis kata-kata target, memberi garis apakah mand yang dilakukan anak dengan cara mendapatkan prompt penuh (terapis menyebut semua kata), prompt sebagian (terapis sebut kata depan saja), atau tanpa prompt.

2.      Kata target yang dimaksud adalah anak hanya menyebutkan huruf saja seperti K (kue), m (mobil), dll.

3.      Kemudian bandingkan, ukur jumlah kata yang diucapkan anak dalam hitungan perjam, hari ke hari, apakah ada peningkatan?

 

Nah, untuk anak yang belum bisa verbal/vokal ataupun bicara, bagaimana melatih kemampuan mand nya????  Akan dibahas pada postingan berikutnya.

Komentar

Posting Komentar

Postingan populer dari blog ini

Cemilan Untuk Anak Autis